<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nindyrosalia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://nindyrosalia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nindyrosalia.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Mar 2011 01:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nindyrosalia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/552849c6d527393773d0968fd9d48223?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Nindyrosalia&#039;s Blog</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nindyrosalia.wordpress.com/osd.xml" title="Nindyrosalia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nindyrosalia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTERAAN (Bab 3 &#8211; IBD)</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/03/07/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusasteraan-bab-3-ibd/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/03/07/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusasteraan-bab-3-ibd/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 01:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[IBD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[&#160; 1.    Pendekatan Kesusasteraan IBD yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris The Humanities. Istilah berasal dari bahasa Latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari The Humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, berbudaya, dan halus. Sementara itu filsafat, yang juga menggunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagiaan, kebebasan dan lainnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=35&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="alignnone" src="http://tembi.net/assets/bdya4.gif" alt="" width="369" height="369" /></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.    Pendekatan Kesusasteraan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">IBD yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris The Humanities. Istilah berasal dari bahasa Latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari The Humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, berbudaya, dan halus.<br />
Sementara itu filsafat, yang juga menggunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagiaan, kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.    Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Prosa</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Istilah prosa banyak padanannya. Kadang-kadang disebut narrative fiction, prose fiction atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan umumnya dipakai untuk roman, atau novel, atau cerita pendek.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dalam kesusasteraan Indonesia kita mengenal jenis Prosa Lama dan Prosa Baru.</strong><br />
<span style="color:#ff00ff;"><strong>Prosa Lama meliputi :</strong></span><br />
·    Dongeng.<br />
·    Hikayat.<br />
·    Sejarah.<br />
·    Epos.<br />
·    Cerita Pelipur Lara.<br />
<span style="color:#3366ff;"><strong>Prosa Baru meliputi :</strong></span><br />
·    Cerpen.<br />
·    Novel.<br />
·    Biografi.<br />
·    Kisah<br />
·    Otobiografi.</p>
<p><strong>3.    Nilai-nilai dalam prosa fiksi</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em>Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain  :</em></span></strong><br />
<strong>1. Prosa fiksi memberikan kesenangan</strong><br />
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalami sendiri peristiwa tersebut.<br />
<strong>2. Prosa fiksi memberikan informasi</strong><br />
Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.<br />
<strong>3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural</strong><br />
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dan warisan budaya bangsa.</p>
<p><strong>4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800080;"><em><strong>Berkenaan dengan moral, karya sastra dapat dibagi menjadi dua:</strong></em></span><br />
1.    Karya sastra yang menyuarakan aspirasi zamannya mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki zamannya. Kebanyakan karya sastra Indonesia di zaman Jepang yang dikelompokkan ke dalam kelompok ini.<br />
2.    Karya sastra yang menyuarakan gejolak zamannya, biasanya tidak mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu, akan tetapi untuk merenung.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.    Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Puisi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik/estetik yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kepuitisan, keartistikan atau keestetikaan bahasa puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :<br />
1.    Figura bahasa seperti gaya personifikasi (penjelmaan), metafora (kiasan),  perbandingan, alegori (kiasaan), sehingga puisi menjadi segar dan menarik.<br />
2.    Kata-kata yang ambiquitas , yaitu kata-kata yang bermakna ganda.<br />
3.    Kata-kata yang berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi   perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup.<br />
4.    Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan  nilai-nilai  rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia</strong></em><br />
Perekaman dan penyampaiaan pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah kebutuhan dasarnya untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang terbatas.</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual</strong></em><br />
Dengan membaca puisi, manusia dapat diajak untuk menjenguk hati/pikiran manusia , baik orang lain maupun diri sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Puisi dan keinsyafan sosial.</strong></em><br />
Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imajinatif puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa:<br />
·    Penderitaan atas ketidakadilan<br />
·    Perjuangan untuk kekuasaan<br />
·    Konflik dengan sesamanya<br />
·    Pemberontakan kepada hukum Tuhan</p>
<p style="text-align:justify;">Puisi–puisi umumnya sarat akan nilai-nilai etika, estetika dan juga kemanusiaan. Salah satu nilai kemanusiaan yang banyak mewarnai puisi-puisi adalah cinta kasih yang terdapat di dalamnya kasih sayang, cinta, kemesraan dan renungan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=35&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/03/07/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusasteraan-bab-3-ibd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tembi.net/assets/bdya4.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MANUSIA DAN KEBUDAYAAN (IBD _ 2)</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/25/manusia-dan-kebudayaan-ibd-_-2/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/25/manusia-dan-kebudayaan-ibd-_-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 10:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[IBD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Dua pandangan yang dijadikan acuan untuk menjelaskan unsur–unsur yang membangun manusia. Manusia terdiri dari 4 unsur : Jasad : badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu. Hayat : mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak; Ruh : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=29&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-30" href="http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/25/manusia-dan-kebudayaan-ibd-_-2/bali/"><img class="aligncenter" title="bali" src="http://nindyrosalia.files.wordpress.com/2011/02/bali.jpg?w=245&#038;h=300" alt="" width="245" height="300" /></a></p>
<p><span style="color:#339966;"><strong>Dua pandangan yang dijadikan acuan untuk menjelaskan unsur–unsur yang membangun manusia.</strong></span></p>
<p><strong>Manusia terdiri dari 4 unsur :</strong></p>
<ul>
<li><strong><em>Jasad</em></strong> : badan kasar manusia yang      nampak pada luarnya, dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu.</li>
<li><strong><em>Hayat</em></strong> : mengandung unsur hidup yang      ditandai dengan gerak;</li>
<li><strong><em>Ruh</em></strong> : bimbingan dan pimpinan      Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran</li>
<li><strong><em>Nafs</em></strong> : dalam pengertian diri atau      keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri.</li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;"> <strong><span style="text-decoration:underline;">MANUSIA SEBAGAI SATU KEPRIBADIAN</span></strong></span></p>
<p><strong><em>Mengandung Tiga Unsur :</em></strong></p>
<ol>
<li><strong>ID (Identitas Diri) </strong>Merupakan      kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak. ID Merupakan      libido murni</li>
<li><strong>EGO</strong> Merupakan bagian satu struktur      kepribadian yang pertama kali dibedakan dari ID. Sebagai kepribadian      eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energi ID dalam saluran      sosial yang dapat dimengerti orang lain.</li>
<li><strong>SUPER EGO</strong> Merupakan struktur kepribadian      yang paling akhir; Muncul kira-kira umur 5 tahun. ID dan EGO berkembang      secara internal dalam diri individu.</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">HAKEKAT MANUSIA</span></strong></span></p>
<p>1. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh;</p>
<p>2. Makhluk ciptaan Tuhan yan sempurna, jika dibandingkan dengan mahluk lainnya,</p>
<p>3. Makhluk biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi.</p>
<p>4. Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.</p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">PENGERTIAN KEBUDAYAAN</span></strong></span></p>
<ul>
<li><strong><em>Menurut E.B. Taylor (1871) </em></strong>Kebudayaan      adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral,      hukum, adat istiadat, dan kemampuan– kemampuan lain serta kebiasaan yang      didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat;</li>
<li><strong><em>Menurut Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi</em></strong> Merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta      masyarakat;</li>
<li><strong><em>Menurut Sutan Takdir Alisyahbana</em></strong> Kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.</li>
<li><strong><em>Menurut Koentjaraningrat</em></strong> Kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus      dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya;</li>
<li><strong><em>Menurut A.L. Krober dan C. Kluckhon</em></strong> Mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan kerja jiwa      manusia dalam arti seluas- luasnya.</li>
<li><strong><em>Menurut C.A. Van Peursen</em></strong> mengatakan bahwa dewasa ini kebudayaan diartikan sebagai manifestasi      kehidupan setiap orang.</li>
<li><strong><em>Menurut Krober dan Kluckhon</em></strong> kebudayaan terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran,      perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh      simbol-simbol yang menyusun pencapaiannya secara tersendiri.</li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">UNSUR &#8211; UNSUR KEBUDAYAAN</span></strong></span></p>
<ol>
<li>Menurut Melville J. Herkovits mengajukan      pendapatnya tentang unsur kebudayaan adalah terdiri dari 4 unsur yaitu :      alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga dan kekuatan politik.</li>
<li>Menurut Bronislaw Malinowski unsur kebudayaan      terdiri dari sistem norma, organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga      ataupun petugas pendidikan dan organisasi kekuatan.</li>
<li>Menurut C. Kluckhon ada tujuh unsur kebudayaan      universal yaitu :</li>
</ol>
<ul>
<li>Sistem religi.</li>
<li>Sistem organisasi kemasyarakatan.</li>
<li>Sistem pengetahuan.</li>
<li>Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi.</li>
<li>Sistem teknologi dan peralatan.</li>
<li>Bahasa.</li>
<li>Kesenian.</li>
</ul>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">WUJUD KEBUDAYAAN</span></strong></span></p>
<p><strong><em>Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu :</em></strong></p>
<ol>
<li>Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia.</li>
<li>Kompleks aktivitas.</li>
<li>Wujud sebagai benda.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">ORIENTASI NILAI BUDAYA</span></strong></span></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong>Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai. Menurut C. Kluckhon dalam karyanya variations in value orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>Hakekat Hidup Manusia</strong> bahwa      hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstern.</li>
<li><strong>Hakekat Karya Manusia</strong> bahwa      setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda. Diantaranya untuk hidup,      kedudukan/kehormatan, gerak hidup untuk menambah karya.</li>
<li><strong>Hakekat Waktu Manusia</strong> bahwa      hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda, orientasi masa lampau atau      untuk masa kini.</li>
<li><strong>Hakekat Alam Manusia</strong> Ada      kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam, ada juga      yang harus harmonis dengan alam atau manusia menyerah kepada alam.</li>
<li><strong>Hakekat Hubungan Manusia</strong> Ada      yang mementingkan hubungan antar manusia baik vertikal maupun horizontal      (orientasi pada tokoh-tokoh). Ada pula berpandangan individualistis.</li>
</ol>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">PERUBAHAN KEBUDAYAAN</span></strong></span></p>
<p><strong><em>Terjadinya gerak perubahan kebudayaan ini disebabkan oleh :</em></strong></p>
<ul>
<li>Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat      dan kebudayaan sendiri misalnya: perubahan jumlah dan komposisi penduduk;</li>
<li>Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik      tempat mereka hidup.</li>
</ul>
<p><span style="color:#800080;"><strong><em>Berbagai Faktor Yang Mempengaruhi Diterima Atau Tidaknya Suatu Unsur Kebudayaan Baru, Diantaranya :</em></strong></span></p>
<ul>
<li>Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau      kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasal dari luar      masyarakat tersebut.</li>
<li>Pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan      dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama.</li>
<li>Corak struktur sosial suatu masyarakat turut      menentukan proses penerimaan kebudayaan baru.</li>
<li>Suatu unsur kebudayaan diterima jika sebelumnya      sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya      unsur kebudayaan yang baru tersebut</li>
<li>Apabila unsur baru itu memiliki skala kegiatan      yang terbatas, dan dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh warga      masyarakat yang bersangkutan.</li>
</ul>
<p><a rel="attachment wp-att-30" href="http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/25/manusia-dan-kebudayaan-ibd-_-2/bali/"><br />
</a></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN</span></strong></span></p>
<p>Hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis.</p>
<p><strong><em>Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap yaitu :</em></strong></p>
<ol>
<li><strong><em>Eksternalisasi</em></strong>,      proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.</li>
<li><strong><em>Obyektivasi</em></strong>, proses dimana masyarakat      menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari      manusia dan berhadapan dengan manusia.</li>
<li><strong><em>Internalisasi</em></strong>,      proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa      manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup      dengan baik.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<div></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=29&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/25/manusia-dan-kebudayaan-ibd-_-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nindyrosalia.files.wordpress.com/2011/02/bali.jpg?w=245" medium="image">
			<media:title type="html">bali</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKALAH IBD SESI 1 &#8211; PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTU KEPRIBADIAN</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/21/tugas-ilmu-budaya-dasar/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/21/tugas-ilmu-budaya-dasar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 04:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[IBD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. Para ahli  sepakat bahwa kebudayaan adalah perilaku dan penyesuaian diri manusia berdasarkan hal-hal yang dipelajari. Semua kebudayaan selalu bersifat tertib, indah berfaedah, luhur, memberi rasa damai, senang, bahagia, dan sebagainya. Sifat kebudayaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=22&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;"><strong><img class="alignnone" src="http://www.indonesia.go.id/id/images/topic/SOSIAL_BUDAYA.jpg" alt="" width="151" height="127" /><br />
</strong></span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong> PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.1 </strong><strong>Latar Belakang</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. Para ahli  sepakat bahwa kebudayaan adalah perilaku dan penyesuaian diri manusia berdasarkan hal-hal yang dipelajari.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua kebudayaan selalu bersifat tertib, indah berfaedah, luhur, memberi rasa damai, senang, bahagia, dan sebagainya. Sifat kebudayaan menjadi tanda dan ukuran tentang rendah-tingginya keadaban dari masing-masing bangsa .</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jenis-Jenis Kebudayaan :</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Hidup-kebatinan manusia, yaitu      yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adapt-istiadatnya      yang halus dan indah; tertib damainya pemerintahan negeri; tertib damainya      agama atau ilmu kebatinan dan kesusilaan.</li>
<li>Angan-angan manusia, yaitu yang      dapat menimbulkan keluhuran bahasa, kesusasteraan dan kesusilaan.</li>
<li>Kepandaian manusia, yaitu yang      menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah, perniagaan,      kerajinan, pelayaran, hubungan lalu-lintas, kesenian yang berjenis-jenis;      semuanya bersifat indah (Dewantara; 1994).</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ki Hajar Dewantara</strong> mendefinisikan kebudayaan sebagai kemenangan atau hasil perjuangan hidup, yakni perjuangannya terhadap 2 kekuatan yang kuat dan abadi, alam dan zaman. Kebudayaan tidak pernah mempunyai bentuk yang abadi, tetapi terus menerus berganti-gantinya alam dan zaman.</p>
<p style="text-align:justify;">Merambahnya budaya asing ke Indonesia melalui sarana multi media massa (elektronik, cetak) serta media dunia maya (internet) sangat mempengaruhi perkembangan budaya Indonesia. Dampak yang ditimbulkan ada yang bersifat positif dan ada yang negatif. Jika kebudayaan asing yang bersifat negatif memasuki sendi-sendi kehidupan bangsa, terutama para generasi muda tanpa diimbangi upaya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa dikhawatirkan Bangsa Indonesia akan kehilangan jati diri sebagai bangsa. betapa pentingnya kita mencintai budaya ini dan mempertahankannya di tengah ”ancaman” budaya barat,</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.2 </strong><strong>Tujuan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam makalah yang saya buat ini diharapkan dapat menambah wawasan saya dan pembaca untuk dapat menentukan kepribadian yang baik dalam ruang lingkup budaya di sekitar kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun tujuan makalah ini adalah :</p>
<p style="text-align:justify;">1.      Dapat Menambah Pengetahuan Tentang Kebudayaan</p>
<p style="text-align:justify;">2.      Mengetahui Peran Budaya Dalam Pembentukan Kepribadian yang baik</p>
<p style="text-align:justify;">3.      Mengetahui Cara Mengatasi permasalahan mengenai kebudayaan</p>
<p style="text-align:justify;">4.      Mengetahui Berbagai macam masalah tentang kebudayaan</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> 1.3 </strong><strong>Sasaran</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sasaran yang ingin dicapai untuk seluruh masyarakat luas di tanah air Indonesia tentang kebudayaan yang menjadi salah satu faktor dalam membangun kepribadian seseorang. Dikarenakan masyarakat sekarang di kalangan anak kecil, remaja dewasa, maupun orang tua sekarang kurang memperhatikan kebudayaan timur yang menjunjung tinggi nilai kesopan santunan dalam sehari – hari.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>BAB II </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>PERMASALAHAN</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Analisis permasalahan peran kebudayaan dalam membentuk kepribadian dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari sisi :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.1.      Kekuatan</strong><strong> (Strength)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">a.       Kekhasan budaya Indonesia</p>
<p style="text-align:justify;">b.      Adanya Kekayaan nilai budaya bangsa</p>
<p style="text-align:justify;">c.       Adanya suatu Pedoman Etika Kehidupan Berbangsa</p>
<p style="text-align:justify;">d.      Pengamanan dalam kemajuan teknologi semakin baik</p>
<p style="text-align:justify;">e.       Penerapan pembelajaran kebudayaan yang baik sudah banyak di laksanakan</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.2      Kelemahan</strong><strong> (Weakness)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">a.    Kurangnya nilai suatu jati diri dan nilai-nilai suatu solidaritas</p>
<p style="text-align:justify;">b.    Kurangnya kesadaran masyarakat</p>
<p style="text-align:justify;">c.    Kurangnya komunikasi budaya</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.3.       Peluang (Opportunity)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">a. budaya bangsa memperkokoh rasa persatuan</p>
<p style="text-align:justify;">b. Indonesia dipandang dunia Internasional karena keberagaman dan kekuatan budayanya</p>
<p style="text-align:justify;">c. Kemajuan Pariwisata</p>
<p style="text-align:justify;">d. Multikuluralisme</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.       Hambatan (Threads)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>a. Kemajuan Teknologi</p>
<p style="text-align:justify;">b. Perubahan lingkungan alam dan fisik</p>
<p style="text-align:justify;">c. Masuknya budaya asing</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;"><strong>BAB III</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>KESIMPULAN DAN REKOMENDASI</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Kesimpulan</strong></p>
<p>Kebudayaan secara utuh sebenarnya meliputi pola pikir atau mindset suatu masyarakat<br />
(tentang segala perikehidupannya di masa lampau, masa kini dan masa depan), yang banyak terekspresikan melalui aneka-ragam dan aneka dimensi kesenian. Demikian pula, kesenian merupakan salah satu wadah dominan untuk mengartikulasikan kebudayaan tak berwujud (intangible culture). Seperti juga yang diutarakan Meutia Farida Hatta Swasono di Institut Seni Indonesia Yogyakarta beberapa waktu lalu bahwa kemajuan kebudayaan bangsa dan peradabannya membawa serta, dan sekaligus secara timbal-balik dibawa serta, oleh kemajuan keseniannya.</p>
<p>Di sisi lain kita harus menyadari bahwa kesenian daerah (tradisional) pada dasarnya adalah anonim. Bahkan, lebih jauh lagi ia juga tak bisa dibatasi atas klaim wilayah. Ia menjadi tak terbatasi oleh garis yang pasti (borderless). Untuk itulah, jika kesenian ditempatkan sebagai sarana menciptakan ketahanan budaya suatu bangsa maka persoalan<br />
makna ketahanan budaya tersebut harus disikapi sebagai ketahanan nasional. Globalisasi dalam pengertian mereka, semacam ruang dua kutub mengenai isu identitas budaya, sosial, dan nasional, sedang di sisi lainnya mereka melontarkan ide pemusnahan identitas lokal. Dengan mencermati perkembangan dalam beberapa dekade terakhir ini, tampak jelas adanya upaya para politisi negara-negara Barat, semacam AS berusaha menyeret dunia menuju tatanan tunggal berdasarkan nilai-nilai Barat. Sebagian besar ilmuan bahkan menyebut model globalisasi kultural semacam itu  sebagai imperialisme budaya yang lebih terkesan nyata di lingkungan media massa dan seni. Sebagai contoh, acara-acara televisi, filem, dan musik pop merupakan perangkat utama imperialisme budaya. Dengan demikian, seni bisa menjadi perangkat paling efektif di berbagai bidang yang bisa membantu para perancang globalisasi kultural merealisasikan ambisinya. Dunia saat ini memerlukan hubungan kerjasama yang positif sekaligus menerima<br />
beragam pluralitas yang ada.</p>
<p>Masyarakat global mesti bisa memandang dunia sebagai satu kesatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada. Karena itu, kita mesti memiliki visi baru mengenai hubungan dan kerjasama regional dan internasional. Sehingga dunia terus berjalan dan bisa diminimalisir dari segala bentuk ketegangan, konflik, intervensi dan hegemoni<br />
kekuatan adidaya. Tentu globalisasi, selain harus kita waspadai, juga harus kita lihat sebagai kesempatan-<br />
kesempatan baru. Kita harus proaktif di dalamnya. Disitu kita harus “go global” dengan local specifics Indonesia, sehingga Indonesia lebih dikenal sebagai aktor tangguh dalam proses globalisasi, baik dari aspek budaya maupun dari aspek keuntungan ekonomi yang dapat diperoleh dari perkembangan kesenian dan kebudayaan Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Rekomendasi </strong></p>
<p style="text-align:justify;">a. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari</p>
<p style="text-align:justify;">segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan</p>
<p style="text-align:justify;">di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.</p>
<p style="text-align:justify;">b. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat</p>
<p style="text-align:justify;">dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun</p>
<p style="text-align:justify;">daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya local.</p>
<p style="text-align:justify;">d. Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan dan pelestariannya.</p>
<p style="text-align:justify;">e. Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan</p>
<p style="text-align:justify;">dan solidaritas yang tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">f. Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah dan terus di kembangkan</p>
<p style="text-align:justify;">oleh masyarakat Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">g. Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<div id="_mcePaste" class="mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;overflow:hidden;text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  14.00   800x600  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE            MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">BAB I PENDAHULUAN</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">1.1<span style="font:7pt &quot;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Latar Belakang</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. Para ahli  sepakat bahwa kebudayaan adalah perilaku dan penyesuaian diri manusia berdasarkan hal-hal yang dipelajari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Semua kebudayaan selalu bersifat tertib, indah berfaedah, luhur, memberi rasa damai, senang, bahagia, dan sebagainya. Sifat kebudayaan menjadi tanda dan ukuran tentang rendah-tingginya keadaban dari masing-masing bangsa .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Jenis-Jenis Kebudayaan :</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Hidup-kebatinan manusia, yaitu      yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adapt-istiadatnya      yang halus dan indah; tertib damainya pemerintahan negeri; tertib damainya      agama atau ilmu kebatinan dan kesusilaan.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Angan-angan manusia, yaitu yang      dapat menimbulkan keluhuran bahasa, kesusasteraan dan kesusilaan.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Kepandaian manusia, yaitu yang      menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah, perniagaan,      kerajinan, pelayaran, hubungan lalu-lintas, kesenian yang berjenis-jenis;      semuanya bersifat indah (Dewantara; 1994).</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Ki Hajar Dewantara</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> mendefinisikan kebudayaan sebagai kemenangan atau hasil perjuangan hidup, yakni perjuangannya terhadap 2 kekuatan yang kuat dan abadi, alam dan zaman. Kebudayaan tidak pernah mempunyai bentuk yang abadi, tetapi terus menerus berganti-gantinya alam dan zaman. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Merambahnya budaya asing ke Indonesia melalui sarana multi media massa (elektronik, cetak) serta media dunia maya (internet) sangat mempengaruhi perkembangan budaya Indonesia. Dampak yang ditimbulkan ada yang bersifat positif dan ada yang negatif. Jika kebudayaan asing yang bersifat negatif memasuki sendi-sendi kehidupan bangsa, terutama para generasi muda tanpa diimbangi upaya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa dikhawatirkan Bangsa Indonesia akan kehilangan jati diri sebagai bangsa. betapa pentingnya kita mencintai budaya ini dan mempertahankannya di tengah ”ancaman” budaya barat, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">1.2<span style="font:7pt &quot;"> </span></span></strong><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Tujuan</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Dalam makalah yang saya buat ini diharapkan dapat menambah wawasan saya dan pembaca untuk dapat menentukan kepribadian yang baik dalam ruang lingkup budaya di sekitar kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Adapun tujuan makalah ini adalah :</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">1.<span style="font:7pt &quot;"> </span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Dapat Menambah Pengetahuan Tentang Kebudayaan</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">2.<span style="font:7pt &quot;"> </span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Mengetahui Peran Budaya Dalam Pembentukan Kepribadian yang baik</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">3.<span style="font:7pt &quot;"> </span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Mengetahui Cara Mengatasi permasalahan mengenai kebudayaan</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">4.<span style="font:7pt &quot;"> </span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Mengetahui Berbagai macam masalah tentang kebudayaan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;" lang="EN-GB"> 1.3 </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sasaran</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Sasaran yang ingin dicapai untuk seluruh masyarakat luas di tanah air Indonesia tentang kebudayaan yang menjadi salah satu faktor dalam membangun kepribadian seseorang. Dikarenakan masyarakat sekarang di kalangan anak kecil, remaja dewasa, maupun orang tua sekarang kurang memperhatikan kebudayaan timur yang menjunjung tinggi nilai kesopan santunan dalam sehari – hari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">BAB II  PERMASALAHAN</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Analisis pe</span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">rmasalahan peran kebudayaan dalam membentuk kepribadian d</span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">engan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari sisi :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">2.1.      Kekuatan</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> (Strength)</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">a.       Kekhasan budaya Indonesia</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">b.      Adanya Kekayaan nilai budaya bangsa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">c.       Adanya suatu Pedoman Etika Kehidupan Berbangsa </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">d.      Pengamanan dalam kemajuan teknologi semakin baik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">e.       Penerapan pembelajaran kebudayaan yang baik sudah banyak di laksanakan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> <strong>2.2      Kelemahan</strong></span><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> (Weakness)</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">a.    Kurangnya nilai suatu jati diri dan nilai-nilai suatu solidaritas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">b.    Kurangnya kesadaran masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">c.    Kurangnya komunikasi budaya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">2.3.       Peluang (Opportunity)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:4.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">a. budaya bangsa memperkokoh rasa persatuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:4.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">b. Indonesia dipandang dunia Internasional karena keberagaman dan kekuatan budayanya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:4.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">c. Kemajuan Pariwisata</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:4.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">d. Multikuluralisme</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:4.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">4.       Hambatan (Threads)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">a. Kemajuan Teknologi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> b. Perubahan lingkungan alam dan fisik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> c. Masuknya budaya asing</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">BAB III</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">KESIMPULAN DAN REKOMENDASI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:center;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-31.5pt;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> 1. Kesimpulan</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Kebudayaan secara utuh sebenarnya meliputi pola pikir atau mindset suatu masyarakat </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">(tentang segala perikehidupannya di masa lampau, masa kini dan masa depan), yang banyak </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">terekspresikan melalui aneka-ragam dan aneka dimensi kesenian. Demikian pula, kesenian </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">merupakan salah satu wadah dominan untuk mengartikulasikan kebudayaan tak berwujud </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">(intangible culture). Seperti juga yang diutarakan Meutia Farida Hatta Swasono di Institut </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Seni Indonesia Yogyakarta beberapa waktu lalu bahwa kemajuan kebudayaan bangsa dan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">peradabannya membawa serta, dan sekaligus secara timbal-balik dibawa serta, oleh kemajuan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">keseniannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Di sisi lain kita harus menyadari bahwa kesenian daerah (tradisional) pada dasarnya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">adalah anonim. Bahkan, lebih jauh lagi ia juga tak bisa dibatasi atas klaim wilayah. Ia </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">menjadi tak terbatasi oleh garis yang pasti (borderless). Untuk itulah, jika kesenian </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">ditempatkan sebagai sarana menciptakan ketahanan budaya suatu bangsa maka persoalan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">makna ketahanan budaya tersebut harus disikapi sebagai ketahanan nasional. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Globalisasi dalam pengertian mereka, semacam ruang dua kutub mengenai isu identitas </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">budaya, sosial, dan nasional, sedang di sisi lainnya mereka melontarkan ide pemusnahan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">identitas lokal. Dengan mencermati perkembangan dalam beberapa dekade terakhir ini, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">tampak jelas adanya upaya para politisi negara-negara Barat, semacam AS berusaha menyeret </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">dunia menuju tatanan tunggal berdasarkan nilai-nilai Barat. Sebagian besar ilmuan bahkan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">menyebut model globalisasi kultural semacam itu sebagai imperialisme budaya yang lebih </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">terkesan nyata di lingkungan media massa dan seni. Sebagai contoh, acara-acara televisi, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">filem, dan musik pop merupakan perangkat utama imperialisme budaya. Dengan demikian, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">seni bisa menjadi perangkat paling efektif di berbagai bidang yang bisa membantu para </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> perancang globalisasi kultural merealisasikan ambisinya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Dunia saat ini memerlukan hubungan kerjasama yang positif sekaligus menerima </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">beragam pluralitas yang ada. Masyarakat global mesti bisa memandang dunia sebagai satu </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kesatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada. Karena itu, kita mesti memiliki visi baru </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">mengenai hubungan dan kerjasama regional dan internasional. Sehingga dunia terus berjalan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">dan bisa diminimalisir dari segala bentuk ketegangan, konflik, intervensi dan hegemoni </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kekuatan adidaya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:31.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Tentu globalisasi, selain harus kita waspadai, juga harus kita lihat sebagai kesempatan-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kesempatan baru. Kita harus proaktif di dalamnya. Disitu kita harus “go global” dengan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">local specifics Indonesia, sehingga Indonesia lebih dikenal sebagai aktor tangguh dalam </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">proses globalisasi, baik dari aspek budaya maupun dari aspek keuntungan ekonomi yang </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">dapat diperoleh dari perkembangan kesenian dan kebudayaan Indonesia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"> <strong>2. Rekomendasi </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-13.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">a. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-13.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">b. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:-13.5pt;margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-13.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">c. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya local. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:-9pt;margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-13.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">d. Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan dan pelestariannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;text-indent:-13.5pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">e. Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">dan solidaritas yang tinggi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">f. Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah dan terus di kembangkan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:31.5pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">oleh masyarakat Indonesia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">g. Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal. </span></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=22&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2011/02/21/tugas-ilmu-budaya-dasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.indonesia.go.id/id/images/topic/SOSIAL_BUDAYA.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>TUGAS ANALISIS SISTEM 2</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/tugas-analisis-sistem-2/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/tugas-analisis-sistem-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 03:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Sistem Pembayaran Melalui Internet Atau Secara Online meningkatnya penerimaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya pelanggan, baik pebisnis maupun konsumen, sekarang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan internet yang melebihi dari apa yang bisa diperoleh dari dunia nyata. Ini meliputi kesempatan untuk membeli dan menjual barang-barang komoditi secara online dari jarak jauh. Salah satu hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=18&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sistem Pembayaran Melalui Internet Atau Secara Online </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>meningkatnya penerimaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya pelanggan, baik pebisnis maupun konsumen, sekarang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan internet yang melebihi dari apa yang bisa diperoleh dari dunia nyata. Ini meliputi kesempatan untuk membeli dan menjual barang-barang komoditi secara online dari jarak jauh. Salah satu hal terpenting dalam bisnis melalui internet adalah bagaimana keuntungan dapat diperoleh secara aman dan mudah. Saat ini muncul beberapa sistem pembayaran online melalui internet untuk melayani kebutusan bisnis online. <strong> </strong></p>
<p>Internet telah membuka kesempatan baru untuk melakukan perdagangan secara elektronik bagi perusahaan-perusahaan, termasuk para penyalurnya maupun pelanggannya. Pada tahun 1996, transaksi bisnis melalui internet mencapai lebih dari 10 juta $US dan pada tahun 2000 diperkirakan akan meningkat tajam menjadi 20 kali lipatnya, yaitu sekitar 196 juta $US.</p>
<p>Dalam bidang bisnis perdagangan secara elektronik, perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor mengkaji berbagai kemungkinan yang ditawarkan oleh sistem-sistem pembayaran online melalui internet. Sebagai tanggapan atas tuntutan tersebut, beberapa sistem yang muncul dirancang sedemikian rupa sehingga sesuai dengan proses-proses perdagangan yang telah ada. Hal ini penting untuk menjamin masa transisi yang selancar mungkin untuk menuju mekanisme pembayaran online yang baru. Sistem ini juga memungkinkan para pedagang untuk membuka rekening bagi para penyalurnya dan melakukan pembayaran invoice tiap-tiap bulan seperti metode-metode transaksi dagang tradisional. Secara potensial, hal ini akan mempercepat sistem pembayaran dan membuat transaksi dagang lebih mudah.</p>
<p>Sebagai tambahan, perusahaan-perusahaan harus dapat memeriksa status orang yang berhutang (debitur) dan menolak hutang-hutang yang belum dilunasi dengan cepat dan mudah menggunakan sarana e-mail. Perusahaan-perusahaan besar yang memiliki departemen-departemen yang berbeda dapat mengambil keuntungan besar dari divisi-divisi dagangnya yang dapat disusun dalam sistem-sistem tertentu. Sistem ini menmungkinkan departemen-departemen maupun pegawai-pegawai yang berbeda untuk menyusun batas pengeluaran individu dan untuk menagih rekening-rekening guna memperjelas mana individu atau departemen yang telah melakukan pembelanjaan barang tertentu.</p>
<p>Jenis-jenis aplikasi sistem bisnis online ini mungkin secara khusus sesuai dalam bidang bisnis telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan telekomunikasi tidak saja dapat menggunakan internet untuk penjualan dan pemasaran jasa, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk mempercepat proses-proses penagihan rekening dan pembayaran. Sebagai contoh, rekening telpon, dapat dikirim kepada pelanggan melalui internet dan pembayaran dapat dilakukan menggunakan sistem-sistem pembayaran berbasis jaringan internet (web). Sifat dasar dari media ini akan memungkinkan para pelanggan untuk menerima perincian yang lebih detil pada rekening-rekeningnya dan memungkinkan pengalokasikan dana dengan lebih baik guna mengidentifikasi anggaran mana yang dapat dipotong. Perusahaan-perusahaan dapat segera menetapkan sistem ini sebagai metode pembayaran. Perusahaan listrik UK&#8217;s Scottish Power mengembangkan skema untuk memungkinkan para pelanggan mengunakan kartu kredit untuk membayar rekening-rekeningnya melalui internet.</p>
<p><strong>Sistem-sistem Pembayaran yang Penting</strong></p>
<p>Sistem-sistem pembayaran melalui internet yang aman, merupakan hal yang penting dalam dunia bisnis online, karena alasan-alasan berikut:</p>
<p>jika pedagang tidak mengatur untuk menerima kartu kredit secara aman melalui internet, maka sistem pembayaran yang dipakai dapat mengambil alih fungsi-fungsi ini. Penipuan ataupun pemalsuan kartu kredit yang dihasilkan dari transmisi melalui internet merupakan salah satu penghalang utama dalam perdagangan online melalui internet dalam tahun-tahun ini. Sistem-sistem pembayaran internet menggunakan pengkodean tingkat tinggi lebih menjamin dari pada transaksi dengan kartu kredit langsung melalui jaringan;</p>
<p>sistem-sistem pembayaran internet dapat menawarkan kepada para pelanggan ketenangan akan legitimasi kepada siapa mereka membeli/membayar. Sementara merk dagang barang komoditi yang ditawarkan melalui internet segera dapat dipercaya, tetapi boleh jadi sifat internasional dari jaringan sebagian besar tidak atau belum dikenal oleh para konsumen. Dalam kasus ini, sistem-sistem pembayaran yang ditawarkan dapat digunakan untuk mengecek pedagang/penjual sebelum konsumen menggunakan pelayanan pembayaran dengan menggunakan referensi kredit agen yang telah dikenal. Sistem-sistem pembayaran melindungi konsumen karena si agen tidak akan mengizinkan pedagang mengakses kartu kredit para pelanggan/pembeli.</p>
<p><strong>Pelayanan Sistem Pembayaran Seperti Apa yang Dibutuhkan? </strong></p>
<p>Awalnya, perdagangan melalui internet terbatas, terutama untuk industri yang melayani pemesanan melalui jasa pos. Untuk sektor ini, transisi dari media tradisional ke media internet merupakan hal yang relatif sederhana. Perusahaan-perusahaan jasa pengiriman melalui pos cenderung memproduksi kembali katalog-katalog yang ada di internet dan kemudian menggunakan pemesanan secara tradisional, seperti melalui fax atau telpon dengan pembayarannya menggunakan kartu kredit atau chek. Baru-baru ini, situs perusahaan jasa pengiriman melalui pos yang besar telah memperkenalkan jaminan verifikasi kartu kredit secara online untuk pembayaran.</p>
<p>Yang penting dalam pasar pemesanan melalui pos adalah pertumbuhan yang pesat dan penuh tantangan dalam desain pelayanan yang disesuaikan secara khusus untuk internet. Cakupan bisnisnya meliputi: pengiriman informasi, direktori telpon, akses data atau berita keuangan, sampai pengembangan aplikasi online yang khusus seperti komputer game. Pelayanan baru atau yang disesuaikan dalam masa pertumbuhannya masih sangat banyak.</p>
<p>Dengan pelayanan-pelayanan ini, tidak akan cukup bagi perusahaan-perusahaan sistem pembayaran untuk menawarkan kepemilikan kartu kredit, karena biaya minimum kartu kredit membuatnya tidak ekonomis untuk pembayaran jumlah kecil. Oleh karena itu metode pembayaran mikro (pembayaran dalam jumlah kecil) akan dikembangkan, menawarkan range aplikasi yang memungkinkan memungut pembayaran-pembayaran dalam jumlah besar ataupun kecil. Hal ini akan mendorong berbagai pelayanan baru meliputi : pemesanan informasi tertentu, maupun komputer interaktif dalam bentuk komputer game. Dengan menggunakan beberapa sistem pembayaran, pasar bisnis online ini masih terbuka sangat lebar.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Sistem-sistem Pembayaran yang Ada Saat Ini </strong></p>
<p>Sistem-sistem pembayaran yang sudah beroperasi atau dalam percobaan, saat ini dapat dikelompokkan dalam 3 kategori besar, yaitu : sistem pihak ketiga (3<sup>rd</sup> party system), sistem sertifikat, dan sistem uang neto (net money).</p>
<ul>
<li>Sistem      pihak ketiga. Pada sistem ini, ada pihak ketiga yang berfungsi sebagai      agen antara pedagang/penjual dan konsumen/pembeli. Si agen inilah yang      bertugas memeriksa kartu kredit konsumen, menyetujui (atau menolak)      transaksi dan kemudian mengeluarkan dana untuk pembayaran kepada pedagang.      Dalam kategori ini beberapa diantaranya menawarkan sistem yang lebih      canggih, memungkinkan pelanggan untuk membuka rekening menggunakan kartu      kredit atau kartu debit, kemudian memilih nomor pin dan password sendiri.      Setiap kali konsumen ingin membeli sebuah barang atau jasa secara online,      dia harus menggunakan nomor pin dan password sebagai pengganti nomor kartu      kredit. Dengan demikian detil kartu kredit tidak secara terus menerus      ditransfer melalui internet. Konsumen juga dapat merubah nomor pin maupun      password sesering mereka inginkan. Meskipun demikian, sistem pihak ketiga      tradisional ini mempunyai beberapa kelemahan. Sistem ini tidak dapat      menangani pembayaran dalam jumlah kecil, dan membutuhkan detil kartu      kredit untuk dimasukkan setiap kali ingin melakukan pembelian.</li>
<li>Sistem-sistem      berbasis sertifikat melibatkan konsumen untuk melakukan downloading      sertifikat digital sebagai media yang akan menampilkan kartu kreditnya.      Sertifikat-sertifikat ini disimpan dalam bentuk dompet cyber, dan akan      diaktifkan ketika konsumen menginginkan melalukan pembelian. Contoh yang      paling menonjol pada sistem ini adalah sistem SET (Secure Electronic      Transactions). Sistem ini lebih merupakan protokol daripada sistem      pembayaran tunggal dan akan diterapkan oleh sejumlah perusahaan dalam      bisnis online nya. Protokol ini dirancang oleh beberapa pemain utama      komputer bisnis termasuk Microsoft. Meskipun demikian, sistem jenis ini      mempunyai beberapa kekurangan. Karena sistem ini didasarkan pada      verifikasi kartu kredit, sehingga tidak dapat menangani pembayaran-pembayaran      dalam jumlah kecil. Sistem ini juga cenderung mengikat pengguna pada satu      terminal komputer, karena sertifikat digital disimpan pada hard disk.      Manakala dikopi pada sebuah disket sebagai alternatif, sistem ini      menunjukkan keraguan terhadap keamanannya sendiri. Disamping itu, akses ke      hard disk juga dapat memunculkan resiko keamanan. Perkembangan sistem SET      secara besar-besaran telah dimulai pada tahun lalu tetapi terjadi      penundaan terutama karena terbatasnya jumlah agen yang menerbitkan sertifikat.      Sebagai tambahan, biaya yang relatif tinggi pada sistem-sistem berbasis      sertifikat dapat menghalangi minat pedagang skala lebih kecil. Walaupun      terdapat kekurangan-kekurangan, jenis sistem ini diperkirakan akan menjadi      pemain penting pada bisnis online di tahun-tahun mendatang.</li>
<li>Sistem      uang neto (net money systems) menghendaki konsumen merubah mata uangnya      kedalam bentuk mata uang cyber, dan secara umum memungkinkan untuk      melakukan pembayaran dalam jumlah kecil. Masalah yang utama adalah      konsumen tidak hanya merubah mata uang, yang dapat menahan pengeluaran      dengan sendirinya, tetapi mata uang cyber disimpan dalam dompet virtual,      sehingga membuatnya kurang portable.</li>
</ul>
<p>Sebagai tambahan untuk ketiga kategori di atas, sistem-sistem kartu pintar (smartcard) juga telah dioperasikan. Dalam metode ini, kartu pintar diisi dengan dana yang dikeluarkan dari mesin ATM tertentu. Pembaca kartu pintar melampirkannya pada sebuah komputer yang digunakan untuk mengeluarkan uang dari kartu ketika pembelian online dilakukan.</p>
<p>Jelasnya tersedia sejumlah solusi yang berbeda-beda pada pembayaran online melalui internet. Meskipun demikian, dengan beberapa pengecualian masih banyak yang mengecewakan, karena sistem-sistem tersebut masih tetap berakar pada pengiriman melalui pos yang telah kuno. Sampai sistem-sistem pembayaran online melalui internet benar-benar fleksibel dan lebih luas lagi digunakan oleh perusahaan-perusahaan dagang, bisnis online melalui internet akan menjadi lambat untuk berkembang.</p>
<p>TINJAUAN TEORITIS<br />
2.1. E-Commerce atau penjualan online<br />
Penjualan merupakan salah satu kegiatan dalam suatu perusahaan, pendapatan perusahaan berasal dari hasil penjualan tersebut. E-Commerce atau penjualan online menggambarkan suatu varietas luas dari perangkat lunak atau sistem computer elektronik, seperti pengiriman pesanan pembelian kepada pemasok melalui Electronic Data Interchange (EDI).<br />
Situs web E-Commerce adalah situs yang menangani pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet. Situs E-Commerce terdiri dari empat macam :<br />
1. B2B (Business to Business) yaitu situs web E-Commerce yang melakukan kegiatan bisnis antar pelaku kegiatan bisnis.<br />
2. B2C (Business to Customer) yaitu situs web E-Commerce yang melakukan kegiatan bisnis langsung dengan konsumen.<br />
3. B2G (Business to Goverment) yaitu situs web E-Commerce yang melakukan kegiatan bisnis dengan pemerintahan.<br />
4. C2C (Customer to Customer) yaitu situs web E-Commerce yang melakukan kegiatan bisnis antar konsumen.<br />
Keamanan dalam e-commerce terdiri dari :<br />
1. Menggunakan firewall melalui router, untuk melindungi komputer dari jaringan privasi yang terkoneksi pada internet.<br />
2. Menggunakan password untuk menghindari penyalah gunaan hak akses.<br />
3. Memisahkan website dengan data perusahaan dengan cara membuat halaman khusus untuk perusahaan.<br />
Fungsi website e-commerce bagi suatu perusahaan, yaitu :<br />
1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah.<br />
2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya.<br />
3. Mengurangi keterlambatan dengan mengunakan transfer elektronik atau pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.<br />
4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.<br />
2.2. MySQL<br />
MySQL (My Structured Query Language) adalah sebuah pembuatan database yang bersifat opensource, artinya setiap orang dapat menggunakannya. Keunggulan dari MySQL, yaitu :<br />
1. Cepat, MySQL dikembangkan dengan konsep database yang berkecepatan tinggi dalam penyajian data.<br />
2. Tidak mahal, dapat di-download dengan gratis.<br />
3. Mudah digunakan, dapat berinteraksi dengan menggunakan perintah SQL yang sederhana.<br />
4. Berjalan pada berbagai sistem operasi.<br />
5. Dukungan situs banyak tersedia<br />
2.3. Web<br />
Website yang disebut juga dengan web atau homepage adalah lokasi atau alamat dalam internet, website terdiri dari file – file yang tersimpan dalam berbagai komputer yang disebut server, untuk memanggil server tersebut dibutuhkan perangkat lunak yang disebut dengan browser. Prinsip desain web terdiri dari kualitas atau karakteristik bawaan dalam berbagai bentuk seni, seperti keseimbangan, keserasihan, kontras, konsistensi, variasi, ruang kosong dan gerak, yang kemudian menghasilkan desain yang mudah dibaca dan cepat dimengerti oleh pengguna.<br />
2.4 Pemasaran Online<br />
Pemasaran online atau pemasaran langsung adalah sistem pemasaran interaktif yang menggunakan satu atau lebih media iklan untuk menghasilkan tanggapan atau transaksi yang dapat diukur pada suatu lokasi. Salah satu saluran pemasaran langsung ialah penjualan online.<br />
2.5. Internet<br />
Internet merupakan suatu media informasi yang berjalan dalam suatu komputer. Akan tetapi, tidak semua komputer yang ada dapat berhubungan karena suatu komputer dapat dikatakan sebagai Internet jika telah terhubung dengan suatu jaringan.<br />
2.6. Sistem<br />
kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan<br />
tertentu.<br />
2.7. Informasi<br />
data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input – proses – output.<br />
2.8. Data<br />
merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya.<br />
2.9. Basis data (data base)<br />
Pengertian basis data (database) adalah kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di simpanan luar komputer dan digunakan perangkat lunak tertentu untuk memanipulasinya<br />
2.10. Komputer server<br />
Komputer server merupakan komputer pusat yang digunakan sebagai pengendali seluruh aktifitas komputer yang terhubung dengan server. Server juga digunakan untuk pusat penyimpanan data, tempat web server, database server, dan lainnya. Server dapat berupa PC biasa, PC dirancang untuk server atau berupa komputer mainframe.<br />
2.11. Penjualan<br />
Proses, pembuatan, cara menjual<br />
2.12. Pemesanan<br />
Proses, pembuatan, cara memesan<br />
2.13. On-line sistem<br />
Sistem on-line adalah sistem yang menerima langsung input pada area dimana input tersebut direkam dan menghasilkan output yang dapat berupa hasil komputasi pada area dimana mereka dibutuhkan. Area sendiri dapat dipisah-pisah dalam skala, misalnya ratusan kilometer. Biasanya digunakan bagi reservasi angkutan udara, reservasi kereta api, perbankan dll.<br />
BAB III<br />
PERANCANGAN SISTEM</p>
<p>Tahap perencanaan sistem merupakan tahap paling awal yang dilakukan dalam pengembangan sistem. Untuk mendapatkan sistem yang baik diperlukan perencanaan yang baik pula. Pemakaian sistem lama yang masih manual mengakibatkan penyampaian data dan informasi kurang efektif dan efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut dibuat suatu sistem informasi baru yang berbasiskan komputer, sehingga dengan adanya perancangan ini diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai produk-produk yang tersedia, pemesanan secara online, dan dapat menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan oleh pelanggan sehingga tercipta efisiensi dan keefektifan.<br />
3.1. Analisis sistem<br />
Sistem yang baru ini dirancang untuk memperbaiki kekurangan sistem yang sedang berjalan. Berikut ini merupakan deskripsi sistem yang berjalan saat ini. Sistem yang sedang berjalan masih menggunakan sistem manual yaitu Pelanggan memesan produk melalui telepon maupun datang ke perusahaan, kemudian administrasi mengecek produk ke gudang. Gudang memberikan konfirmasi, jika produk tersedia maka dilanjutkan ke proses pembayaran, dan jika produk tidak tersedia maka administrasi menolak pesanan tersebut. Administrasi membuat tanda pembayaran dan surat jalan yang diserahkan kepada sales untuk diantarkan kepada pelanggan. Sales menerima uang dan tanda terima dari pelanggan kemudian diserahkan kepada administrasi. Administrasi akan mengecek pembayaran, pembayaran hanya dilakukan secara tunai. Setelah itu admin akan membuat laporan keuangan yang akan diserahkan kepada manager.<br />
3.2. Desain sistem<br />
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dirancang sebuah sistem baru yang diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memasarkan produk dan meningkatkan angka penjualan. Berikut merupakan deskripsi sistem yang dirancang :<br />
Gudang menerima produk dan membuat laporan stok barang. Gudang memberikan daftar produk yang akan dipasarkan pada website. Admin meng-input data produk yang tersedia berdasarkan merk dan grup produk kemudian disimpan dalam data store produk, data store merk dan grup produk, yang dilakukan pada modul Product. Admin meng-input berita yang di simpan dalam data store berita. Admin mengecek kontak dari pelanggan dan menjawab pertanyaan dari pelanggan yang kemudian akan dikirim lewat e-mail. Rancangan pada user yaitu pelanggan mengunjungi halaman utama yaitu home, dimana terdapat login user untuk pelanggan yang telah menjadi anggota, News, search untuk pencarian produk berdasarkan kata kunci yang dapat dilakukan oleh anggota dan pelanggan. Pelanggan yang belum menjadi anggota, dapat mendaftarkan diri pada Register dengan meng-input biodata diri yang akan tersimpan pada data store anggota. Anggota dapat meng-edit biodata diri pada Edit Profile dan memilih produk yang diinginkan pada shopping cart. Setelah anggota meng-input pesanan maka akan ditampilan detil pesanan beserta ID pembayaran pada transaction. Apabila dalam tiga hari anggota tidak melakukan konfirmasi, maka pesanan tersebut akan dibatalkan oleh sistem. Pembayaran dilakukan manual oleh anggota yaitu mentransfer ke rekening perusahaan yang tertera pada kolom pembayaran. Setelah anggota mentransfer uang, anggota harus mengkonfirmasikan kembali dengan memasukkan ID pembayaran yang telah diberikan, dan memasukkan total dan tanggal yang di bayar maka status pesanan anggota tersebut akan berubah menjadi konfirmasi. Selanjutnya admin melakukan pengecekan pembayaran dari anggota lewat pengiriman dari bank. Apabila pembayaran dari anggota telah masuk ke dalam rekening perusahaan maka admin meng-input total harga yang di terima dan tanggal terima pembayaran dari anggota, berarti pesanan tersebut telah disetujui kemudian status pesanan anggota akan menjadi lunas. Apabila pesanan pelanggan telah dikirim maka admin meng-input pesanan pelanggan menjadi kirim. Bukti pembayaran yang telah lunas akan dikirimkan lewat e-mail pelanggan. Admin mencetak daftar pesanan yang telah dikonfirmasikan atau yang telah disetujui dan diserahkan kepada gudang untuk dilakukan proses pengiriman barang dan membuat laporan penjualan yang diserahkan pada manager. Anggota dapat mengembalikan produk yang dikirim dengan alasan tertentu, pengembalian produk dengan cara menghubungi perusahaan, admin meng-input data retur dan kemudian diproses kembali.<br />
BAB IV<br />
PENGUJIAN<br />
Pengujian perancangan sistem penjualan online dilakukan dengan memastikan bahwa program dapat berfungsi dengan baik dan hasil yang diperoleh sesuai dengan konsep dasar rancangan yang dibuat. Pengujian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi kesalahan yang dapat diperbaiki sebelum diimplementasikan. Metode yang dapat digunakan dalam tahap pengujian adalah white-box testing dan black-box testing. Pada metode white-box testing, pengujian dilakukan pada setiap baris kode program untuk mengetahui apakah masih terjadi error pada saat program di-compile.<br />
Pengujian dengan metode black box testing digunakan untuk menguji tiap modul yang terdapat dalam program web ini. Pengujian dilakukan dengan cara meng-input data pada program dan kemudian diproses apakah sesuai dengan spesifikasi rancangan yang diinginkan.<br />
Setelah hasilnya sesuai, maka sistem ini juga dilengkapi dengan pengujian user acceptance test, yaitu pengujian yang dilakukan user untuk memastikan bahwa sistem layak dan dapat diterima user.<br />
BAB V<br />
KESIMPULAN<br />
Setelah melakukan perancangan, pembuatan dan pengujian terhadap perancangan sistem penjulan online, maka didapat beberapa kesimpulan :<br />
1. Perancangan sistem penjualan online ini dapat dijalankan dengan baik dan telah sesuai dengan rancangan.<br />
2. Perancangan sistem penjualan online dapat berguna sebagai media pemasaran, penjualan produk dan pembuatan laporan penjualan dengan baik.<br />
3. Perancangan sistem penjualan online ini dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memperoleh informasi produk terbaru serta dapat melakukan pemesanan produk secara online.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=18&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/tugas-analisis-sistem-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B. Ing Bisnis1</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/b-ing-bisnis1/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/b-ing-bisnis1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 02:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[mY deScriBe,,,, I am a person who thinks with the heart,,. a simple person is enough to describe who I am. I was born in a family filled with love, my mother and father are parents who really love and attention to their children, their soul, they are devoted entirely to all the children who [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=13&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>mY deScriBe,,,,</h3>
<h3><span style="color:#000000;"><strong>I am a person who thinks with the heart,,. a simple person is enough to describe who I am. I was born in a family filled with love, my mother and father are parents who really love and attention to their children, their soul, they are devoted entirely to all the children who happen to women all. as the first child, I was guided to mature and wise as a brother and the eldest in the family. My father is a state official in the government agencies working in the field of justice and wise enough to firmly carry out his role as head of household. whereas my mother is a house, every day he was always faithful waiting for her children come home and cook the delicious dishes. He is the ideal mother figure in the current era many mothers who pay less attention their children. I am very grateful to have this family. I&#8217;m glad because I was part of them, the people who fully love.</strong></span></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=13&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/b-ing-bisnis1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>B.Bisnis 2</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/b-bisnis-2/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/b-bisnis-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 02:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Youth Rock The Future Rock music, synonymous with music noisy turmoil, young people now prefer rock music with the theme of love .. Is there a moment of rock music favored by young people, is rock music with lyrics speaking regions? In Bali, there was never a rock music festival in Bali language lyrics, but [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=8&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Youth Rock The Future</strong></p>
<p style="text-align:left;">
<p>Rock music, synonymous with music noisy turmoil, young people now prefer rock music with the theme of love ..</p>
<p>Is there a moment of rock music favored by young people, is rock music with lyrics speaking regions?</p>
<p>In Bali, there was never a rock music festival in Bali language lyrics, but rather the smell of regionalism that is too thick, making people tend antipathy from the beginning.</p>
<p>A few months ago, I finally knew there was a band, rock band named FunkdeJava, this group had been creating a lot of rhythm rock songs, slow rock Java language, but of their advantages is that they are principled will not use their regional attribute ( Java) so that people would easily accept. They like young bands the other, god, Padi, Sheila On Seven, Samson, Purple &#8230; or the other, but the difference they use Java-language lyrics.</p>
<p>Unique anymore, their personnel are young children, and dominated by girls. 3 girls all of their vocalist, drummer girl, too, that guy just guitar and bass players only.</p>
<p>I could download their songs at download.com, well it&#8217;s quite a lot of songs also are interested in them. There is also a friend in Japan, said it had known of this group, even according to him, his friends from Kuwait and the Netherlands are also many who like their songs. One of the interesting songs to refer to the moon in Ndadari.</p>
<p>The question my own country why this group her voice sounded almost ga &#8230;</p>
<p>I&#8217;ve tried to contact the group manager, which I dapatnya nomernya www.fdj.web.id from their site</p>
<p>From there I knew that, now I think young people are still waiting to see who first started to like the songs &#8230;</p>
<p>Meaning?</p>
<p>If some young people, in Jakarta for example, began to show their liking for the music from this group (FunkdeJava), so predictable &#8230; young people in the area will be crowded crowded areas like the song &#8230;</p>
<p>Hopefully there is a big major labels like Sony Music, who also dared to accept the challenge to promote their group. The challenge is where?</p>
<p>SONY MUSIC or other major labels, will be faced with the choice of songs really berlirik local language with young children to music, will be a boom? the answer is: depends INTUITION THEIR BUSINESS &#8230;</p>
<p>if I have a company like them, of course I immediately their contract &#8230; because even now the phenomenon is already beginning to show, more people feel cool if you could speak Javanese. Up until GOOGLE.COM popular search engine searches include Java language.</p>
<p>Let&#8217;s hope it does not trigger FunkDeJava eaten age &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=8&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/15/b-bisnis-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUGAS KULIAH</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/tugas-kuliah/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/tugas-kuliah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 12:35:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/tugas-kuliah/</guid>
		<description><![CDATA[ANALISIS SISTEM INFORMASI Informasi Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=3&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<p>ANALISIS SISTEM INFORMASI</p>
<p>Informasi<br />
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya.<br />
Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.</p>
<p>Konsep Dasar Informasi<br />
Terdapat beberapa definisi, antara lain :<br />
a. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti  bagi yang menerimanya.<br />
b. Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.<br />
c. Data organized to help choose some current or future action or nonaction to fullfill company goals (the choice is called business decision making).</p>
<p>Siklus Informasi<br />
Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam menghasilkan informasi.<br />
Pertama-tama data dimasukkan ke dalam model yang umumnya memiliki urutan proses tertentu dan pasti, setelah diproses akan dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management) sebagai dasar dalam membuat suatu keputusan atau melakukan tindakan tertentu, Dari keputusan atau tindakan tersebut akan menghasilkan atau diperoleh kejadian-kejadian tertentu yang akan digunakan kembali sebagai data yang nantinya akan dimasukkan ke dalam model (proses), begitu seterusnya.<br />
Dengan demikian akan membentuk suatu siklus informasi (information cycle)atau siklus pengolahan data (data processing cycles), seperti gambar berikut :</p>
<p>Gambar Siklus Informasi</p>
<p>Kualitas Informasi<br />
Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh beberapa hal, yaitu :<br />
1. Relevan (relevancy)<br />
Berarti informasi harus memberikan manfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai sebab-musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan * How is the message used for problem solving (decision masking)?<br />
b. Akurat (accuracy)<br />
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan, dan harus jelas mencerminkan maksudnya. Ketidakakuratan dapat terjadi karena sumber informasi (data) mengalami gangguan atau kesengajaan sehingga merusak atau merubah data-data asli tersebut.<br />
Komponen akurat :<br />
- Completeness ;  Are necessary message items present ?<br />
Berarti informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik, karena bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian tentunya akan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keseluruhan, sehingga akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik.<br />
- Correctness ;  Are message items correct ?<br />
- Security ; Did the message reach all or only the intended systems  users ?<br />
c. Tepat waktu (timeliness)<br />
Informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan tidak boleh terlambat (usang). Informasi yang usang tidak mempunyai nilai yang baik, sehingga kalau digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan akan berakibat fatal atau kesalahan dalam keputusan dan tindakan. Kondisi demikian menyebabkan mahalnya nilai suatu informasi, sehingga kecepatan untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya memerlukan teknologi-teknologi terbaru.<br />
d. Ekonomis (Economy)<br />
* What level of resources is needed to move information through  the problem-solving cycle ?<br />
e. Efisien (Efficiency)<br />
* What level of resources is required for each unit of information  output ?<br />
f. Dapat dipercaya (Reliability)</p>
<p>Pengolahan Data<br />
Adalah masa atau waktu yang digunakan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki keguanaan (data processing is the term used to describe changes performed on data to produce purposeful information).<br />
Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data :<br />
1. Data input<br />
• Recording transaction data ke sebuah pengolahan data medium (contoh, punching number ke dalam kalkulator).<br />
• Coding transaction data ke dalam bentuk lain (contoh, converting atribut kelamin female ke huruf F).<br />
• Storing data or information untuk pengambilan keputusan (potential information for future).<br />
2. Data transformation<br />
• Calculating, operasi aritmatik terhadap data field.<br />
• Summarizing, proses akumulasi beberapa data (contoh, menjumlah jumlah jam kerja setiap hari dalam seminggu menjadi nilai total jam kerja perminggu).<br />
• Classifying data group-group tertentu :<br />
- Categorizing data kedalam group berdasar karakteristrik tertentu (contoh, pengelompokkan data mahasiswa berdasar semester aktif).<br />
- Sorting data kedalam bentuk yang berurutan (contoh, pengurutan nomor induk karyawan secara ascending).<br />
- Merging untuk dua atau lebih set data berdasar kriteria tertentu (menggabungkan data penjualan bulan Januari, Februari dan Maret kedalam group triwulanan).<br />
- Matching data berdasar keinginan pengguna terhadap group data (contoh, memilih semua karyawan yang total pendapatannya lebih dari 15 juta pertahun).<br />
3. Information output<br />
• Displaying result, menampilkan informasi yang dibutuhkan pemakai melalui monitor atau cetakan.<br />
• Reproducing, penyimpanan data yang digunakan untuk pemakai lain yang membutuhkan.<br />
• Telecommunicating, penyimpanan data secara elektronik melalui saluran komunikasi.</p>
<p>Gambar Proses Utama dan Fungsi Pengolahan Data</p>
<p>Sistem Informasi<br />
Dapat didefinisikan sebagai<br />
a. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.<br />
b. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan/atau untuk mengendalikan organisasi.<br />
c. Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.</p>
<p>Manfaat Sistem Informasi<br />
a. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.<br />
b. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.<br />
c. Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.</p>
<p>Komponen Sistem Informasi<br />
a. Hardware<br />
Terdiri dari komputer, periferal (printer) dan jaringan.<br />
b. Software<br />
Merupakan kumpulan dari perintah/fungsi yang ditulis dengan aturan tertentu untuk memerintahkan komputer melaksanakan tugas tertentu. Software dapat digolongkan menjadi Sistem Operasi (Windows 95 dan NT), Aplikasi (Akuntansi), Utilitas (Anti Virus, Speed Disk), serta Bahasa (3 GL dan 4 GL).<br />
c. Data<br />
Merupakan komponen dasar dari informasi yang akan diproses lebih lanjut untuk menghasilkan informasi.<br />
d. Prosedur<br />
Dokumentasi prosedur/proses sistem, buku penuntun operasional (aplikasi) dan teknis.<br />
e. Manusia<br />
Yang terlibat dalam komponen manusia seperti operator, pemimpin sistem informasi dan sebagainya. Oleh sebab itu perlu suatu rincian tugas yang jelas.</p>
<p>Fase Analisis Sistem<br />
Dalam fase ini :<br />
• Dilakukan proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen dan hubungan timbal-balik yang terkait dalam pengembangan sistem; definisi masalah, tujuan, kebutuhan, prioritas dan kendala-kendala sistem; ditambah identifikasi biaya, keuntungan dan estimasi jadwal untuk solusi yang berpotensi.<br />
• Fase analisis sistem adalah fase profesional sistem melakukan kegiatan analisis sistem.<br />
• Laporan yang dihasilkan menyediakan suatu landasan untuk membentuk suatu tim proyek sistem dan memulai fase analisis sistem.<br />
• Tim proyek sistem memperoleh pengertian yang lebih jelas tentang alasan untuk mengembangkan suatu sistem baru.<br />
• Ruang lingkup analisis sistem ditentukan pada fase ini. Profesional sistem mewawancarai calon pemakai dan bekerja dengan pemakai yang bersangkutan untuk mencari penyelesaian masalah dan menentukan kebutuhan pemakai.<br />
• Beberapa aspek sistem yang sedang dikembangkan mungkin tidak diketahui secara penuh pada fase ini, jadi asumsi kritis dibuat untuk memungkinkan berlanjutnya siklus hidup pengembangan sistem.<br />
• Pada akhir fase analisis sistem, laporan analisis sistem disiapkan. Laporan ini berisi penemuan-penemuan dan rekomendasi. Bila laporan ini disetujui, tim proyek sistem siap untuk memulai fase perancangan sistem secara umum. Bila laporan tidak disetujui, tim proyek sistem harus menjalankan analisis tambahan sampai semua peserta setuju.</p>
<p>Analisa Proses Bisnis ke dalam Model Proses Bisnis<br />
Skema model proses bisnis yang dikembangkan untuk menganalisa proses bisnis.</p>
<p>Model Proses Bisnis yang dikembangkan</p>
<p>Model Proses Bisnis ini kemudian dikembangakan dengan conceptual data model dan physical data model pada level design dan implementasi selanjutnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=3&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/tugas-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/hello-world/</link>
		<comments>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 12:23:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rushndy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=1&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nindyrosalia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nindyrosalia.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nindyrosalia.wordpress.com&amp;blog=10350249&amp;post=1&amp;subd=nindyrosalia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nindyrosalia.wordpress.com/2009/11/09/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc6e67a1f52237e81d72a5b45960fcd5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nindyrosalia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
